Gpsy and the Dreamer | mixtape



"I'm a gypsy in spirit only," she confessed. "I travel in gardens and bedrooms, basements and attics, around corners, through doorways and windows, along sidewalks, up stairs, over carpets, down drainpipes, in the sky, with friends, lovers and children and heroes; perceived, remembered, imagined, distorted, and clarified."
Tom Robbins, , Another Roadside Attraction

download here

Illustrated gas tank

they usually decorate the regional container of gas in Japan.
Giant cute! love these.

each claim of via


Kintaro - Saitama via


Hikari and Gatto - Niigata via


Watermelon, Chiba Prefecture via


Tokkikki - Niigata via


Ouchi Dolls - Yamaguchi prefecture via


Peach - Okayama prefecture via

Music and love



do you know?
that there're some songs that sometimes talk about our feeling better than we can explain about it.
that there're times when you can't describe your feeling, then you put on some songs to do it.
or when you can't say sorry to a person, then you cover a sweet song with apologize words in it to him/her.
that there're some people can't well understand what people saying,
but can understand it enough through a melody.
that the sound they hear save them because they disable to talk and see.
do you know?
that there only one feeling in this world you can't even phrase.
that time you hear the word love and there's one person face shows up in your head.
that just by remember his/her name your mind going crazy.
that just by a single glance makes you smile a whole day.
do you know a little similarity between music and love? 
they both make you fallin by a reason you can't make sense
by feeling you didn't understand.

Post santai

kalau di baca- baca udah lama ya gw ngga ngepost hal- hal dengan gaya begini, sok keren mulu nih akhir- akhir ini. jadi gw putuskan kali ini gw mau ngepost santai tapi seru (apa deh) omong- omong tadi gw ngepost playlist tuh, didengerin dong ga asik nih haha.
hmm mau cerita apa ya,
gimana kalau tentang hal- hal yg kejadian selama gw naik kereta yang udah hampir satu semester ini?
ga tertarik? biar deh anggep aja ini lagi ngomong sendiri.
well
gw mau nyeritain ini dengan membagi tipe- tipe orang yang gw temuin di kereta yang (sedikit banyak) pernah berinteraksi sama gw.
pertama, tipe ga nyambung.
maaf, tapi waktu awal- awalnya ngreta lagi ke kampus itu udh lumayan lama jarak waktunya dari awal- awal naik kereta jadi gw udah lupa tentang kereta- keretanya apalagi jadwal2nya, jadilah gw cewe dengan tampang cengo-sedikit-bingung-yang-selalu-bertanya di stasiun. entah gw yang salah nanya atau gimana, tapi gw pernah beberapa kali salah orang untuk diajukan pertanyaan..
waktu itu gw lagi naik kereta siang- siang udah masuk dan duduk keretanya belom jalan- jalan juga. gw tunggu sepuluh menit.. lima belas menit.. belom juga jalan, gw iseng nanya sama mba- mba yang duduk samping kiri gw, umurnya sekitar 25an, pake baju santai rambut agak lepek dikuncir (pentingkah profilnya dibahas??hehe) gw nanya gini:
a: "mba, kok belom jalan- jalan ya?"
m: "apa?"
a: "ini kok belom jalan- jalan?"
m: "ngga, mau ke rumah orang tua.."
a: "ha?"
m: "ke rumah orang tua"
a: "ngga mba, ini keretanya kok belom jalan- jalan ya.."
*hening
m: "iya nih ga tau kenapa"
tanpa senyum dan tawa si mba ini pede- pede aja.
kedua, tipe curhat,
pernah juga, waktu gw lagi duduk abis beli tiket nunggu kereta dateng
ada seorang ibu duduk gelisah gitu disamping gw, sambil mainin hpnya. awalnya gw cuek aja, maksudnya ga merhatiin keadaan sekitar, samping gw siapa, atau apa. tapi terus ibu itu bersuara kayak ck ck ckck huh yang agak mengganggu dan minta ditanya gitu..
i: "ck ck ckck ih huh gmana sih" *taro hp di kuping di pencet lagi diliat lg layarnya dikuping lagi
a: "ehm kenapa bu?"
i: "ini saya lagi nunggu dijemput anak saya, tadi kan saya baru turun terus langsung telfon minta dijemput, katanya sih udah jalan tapi ini kenapa belum sampe- samoe ya saya paling ga sabar kalau harus nunggu gini, padahal deket kok terus dia naik motor, ini di telfon- telfon malah ga diangkat.."
okay
a: "emang udah nunggu dari kapan bu?"
i: "baru sih.."
okay
i: "tapi saya paling ga sabaran orangnya hehe"
a: "iya bu saya juga suka ga sabaran kalau lagi nunggu hehe"
i: "mau kemana de?"
a: "kuliah bu"
i: "dimana kuliahnya?"
a: "binus bu"
i: "jurusan apa?"
a: "arsitektur bu"
i: "ohh anak saya juga lagi kuliah itu, dia di upn ambil HI, cowok. ini nih yang mau jemput ini"
a: "oh haha iya bu"
i: "kalau anak saya yang pertama TNI, sekarang di ambon"
a: "wah hebat dong ya bu"
i: *tersipu gitu "iya anak saya yang pertama" *ngecek hp "ini nih fotonya"
a: "oh iya iya bu.."
pembicaraan selanjutnya terjadi tanpa gw mengajukan pertanyaan sama sekali, dia cerita banyaaak tentang anaknya itu, kuliah anak itu apa awal jadi TNI nya, dia juga nunjukin beberapa foto anaknya itu, dari yang pakai seragam TNI sama yang pakai seragam pegawai negeri katanya.
untunglah kereta yang mau gw naikin dateng menyelamatkan gw yang kayaknya bentar lagi disuruhsimpen foto anaknya juga di handphone gw
haha. terhadap ibu ini sih gw ngerasa lucu dan maklum aja, kayaknya dia lagi kangen deh sama anak pertamnya itu (apalagi yang kedua sounds not to nice somehow) ada kan orang yang ngelepas kangen dengan ngobrolin tentang orang yang lagi dikangenin sama orang lain, mungkin ibu ini juga ya.
ketiga, tipe sok kenal
hm kalau tipe yang kayak gini kayaknya lumayan banyak ya ditempat- tempat umum yang kalau kita liat dia tiba- tiba senyum ramah, terus ngajak ngobrol 'mau kemana?' tipe yang lagi sama-sama-bosen-nunggu-jadi mending-ngobrol-kan. kadang ada yang ala kadarnya kadang ada juga yang ngga ala kadarnya akibatnya malah ngenganggu haha.
initinya sih, dibanding ngekos atau dianter jemput. naik kendaraan umum tiap hari itu membuat kita lebih banyak ngeliat tipe- tipe dan uniknya sikap dan sifat orang- orang disekitar kita. buat kita jadi sadar beberapa hal yang ternyata ga cuma ada di sinetron (cewe yang nangis ditelfon diputusin pacarnya? gw juga pernah ketemu yang mellow macam begini di kereta...)
membuat kita juga banyak berinteraksi sama banyak orang yang amat beragam, dari pengusaha pembersihan sampah dijakarta (bapak tipe curhat yang ngajarin gw teknologi- teknologi daur ulang) sampe yang agamis segala (bapak tipe curhat 2 yang ngasih tau gw pemahaman zabur injil dan taurat)
atau mungkin yang simpel- simpel kayak ibu yang cerita kalau dia pernah nungguin kereta yang hampir sejam telatnya.
dan lain- lainnya lagi
ibu- ibu, bapak- bapak, anak kecil, mbak- mbak, rapih, wangi, dekil, bau keringet, tukang jualan dari buah sampe kaus kutang, dari casing hp sampe telor asin, pengamen yang matanya berselaput, orang pincang, anak muda yang tampangnya bandel tapi ternyata mau ngebantuin bawain belanjaan ibu- ibu tua, bapak rapih yang ga mau berdiri padahal depan dia ada wanita hamil, cewek yang lupa beli tiket, dan masih banyaaaaaaaaaaak lagi macamnya,
mereka- mereka ini secara ga langsung bisa ngajarin kita tentang hal- hal yang yang bahkan dalam mimpi pun kita ga tau keberadaannya.
hidup kan sekolah gratis ya..