Memantaskan diri.

bisa jadi adalah salah satu frase yg paling banyak digunain para motivator buat ngejawab pertanyaan.
pertanyaan- pertanyaan yg biasa didapet sama motivator atau yang ditanyakan oleh kita yah emang ga mencakup area yang terlalu luas. paling juga seputar kehidupan.
seputar hidup masing- masing.
kenapa saya begini
kenapa saya begitu
kenapa dia begini
kenapa dia begitu
kenapa dia begini tapi saya begini
kenapa dia begitu tapi saya begitu
hal- hal yang seperti ini.
manusia itu. walaupun udah pasti mau melakukan apa atau mengambil keputusan apa, dia bakal tetep bertanya pendapat orang lain. walaupun ada seribu pendapat dari seribu orang paling juga cuma jadi hiasan, dan karena emang hiasan itu sifatnya ga berguna, pendapat orang lain itu juga banyak kali bersifat ngga guna. karena egois emang udah sifat dasarnya manusia
setara dengan laper, haus, dan insomia.
ada salah satu motivator yang lumayan dikenal di indonesia yang pernah berpendapat seperti ini,
"orang kaya itu adalah orang yang telah memantaskan diri dan dipantaskan Tuhan menjadi kaya, sedangkan jika orang itu tidak kaya atau miskin berarti mungkin saja orang tersebut sebenarnya belum pantas untuk menjadi kaya"
iyah bener. saya suka dengan permainan kata, tapi bukan permainan kata yang mencari pembenaran. kenapa harus banyak menggunakan konotasi padahal bukan lagi baca puisi atau semacam itu.
kenapa jadi berjalan seperti ini,
kenapa saya ga punya mobil? -> kenapa saya miskin?
karena gaji bulanan kamu ga cukup buat nyicil mobil -> karena kamu belum dipantaskan menjadi kaya
cari kerjaan lainlah yang gajinya lebih besar -> kamu harus berusaha memantaskan diri sendiri
.
memberi banyak sayap tapi merendahkan arti dan fungsi dari kata kalimat itu sendiri.
saya jadi nyadar, belum tentu yang indah- indah berfungsi dengan baik atau malah ga punya fungsi.
menurut saya, motivasi itu pada dasar yang paliing dasar tidak sama sekali dibutuhkan manusia.
bukan motivasi yang dibutuhkan tapi solusi.
bukan sekedar mendorong seseorang ke pintu keluar tapi menarik tangannya melalui pintu bersama- sama dengan kita.
maksudnya hal- hal yang gunanya bisa dirasakan. bukan cuma di rasa- rasa.
seperti misalnya kalau ban motor kita bocor, kita ketemu tukang tambal ban, menepi dan minta tolong (yg ini adalah solusi) kalau kita googling di handphone cara menambal ban dengan niat mau nambel sendiri (yg ini namanya motivasi)

act worth thousand words.

saya bukan orang yg suka memberi terlalu banyak nasihat dan motivasi apalagi di saat saya ngerasa belum pantas, sebelum ngomong ke orang lain dia pantas ini dan tidak pantas itu, saya rasa saya yang terlebih dahulu perlu memantaskan diri untuk memberi solusi.
kalau emang ngga, yah gausah sekalian.

Dear these, you make me smile












smart and fun letterpress prints by Sapling Press
found via Serif & Sans (check this if you want some modern and simple fine design inspiration)